Tak Cuma Jalan Umum, Jalur Sungai Musi P6 Lalan Muba Resmi Ditutup Untuk Tongkang Batu Bara

MUBA – TEROPONGSUMSEL.COM
Setelah mendapat ultimatum tegas dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH serta unsur Forkopimda, per 1 Januari 2026 tidak ada lagi kapal tongkang bermuatan batu bara yang melintas di bawah Jembatan P6 Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Larangan ini diberlakukan karena pihak perusahaan dinilai belum menuntaskan perbaikan Jembatan P6 Lalan yang rusak akibat ditabrak kapal tongkang bermuatan batu bara pada Agustus 2024 lalu.

Sementara itu Camat Lalan Jami’an SPd memastikan kondisi di lapangan terpantau kondusif.
“Per 1 Januari 2026, tidak ada kapal batu bara yang melintas. Aktivitas penyeberangan masyarakat berjalan aman, terkendali, dan gratis,” ujarnya, Kamis (1/1/2026).

Ia juga menegaskan tidak ada aksi demonstrasi di sekitar lokasi jembatan P6 lalan tersebut.
“Tidak ada aktivitas demo, Alhamdulillah situasi aman dan kondusif,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan bahwa penutupan sementara ini dilakukan karena batas waktu kesepakatan telah terlampaui.
“Mulai 1 Januari 2026 dilakukan penutupan sementara. Selanjutnya kondisi lapangan akan dievaluasi untuk menentukan langkah berikutnya,” tegas Toha.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumsel
H. Herman Deru. Ia menekankan bahwa penutupan jalur angkutan batu bara tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama. Bukan berdasarkan keputusan sepihak dari pemprov maupun pemkab.
“Ini adalah kesepakatan, bukan perintah Gubernur dan bukan perintah Bupati,” tandasnya. (Red)

Related posts

Leave a Comment